Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Nutrition

Manfaat Kopi Pada Olahragawan

Submitted by on 14 December 2017 – 09:27

Apakah Anda sering menjumpai, seseorang yang ‘wajib’ memulai harinya dengan secangkir kopi? Nampaknya hal ini sudah menjadi ‘ritual’ bagi sebagian orang, merata di seluruh belahan dunia manapun bahwa kopi adalah ‘pembuka hari’. Penikmat kopi ini sendiri merata dari berbagai kalangan dan dan profesi, diantaranya adalah pelaku olah raga, termasuk yang profesional sekalipun.

Pertanyaanya adalah mengapa demikian? Apa sebenarnya manfaat kopi bagi aktivitas fisik sehingga mereka merasa ‘wajib’ menjadikannya sebagai pembuka hari.

manfaat kopi bagi olahraga

Apa itu Caffeine?

Kafein adalah stimulan alami yang paling banyak ditemukan pada tanaman kakao, teh dan tentu saja, kopi. Tapi bagaimana kafein bisa sampai pada cangkir kopi kita? Prosesnya singkat: tanaman kopi menghasilkan buah ‘ceri merah’, yang berisikan dua green bean (biji kopi basah) saat dibuka. Setelah dipanen, mereka diproses dengan metode kering atau basah. Pengeringan di bawah sinar matahari diterapkan pada biji kopi dengan rasa dan kualitas lebih rendah, karena ini metode yang lebih sederhana, sedangkan metode basah digunakan untuk biji kopi dengan kualitas lebih tinggi. Disini biji dipisahkan dari kulitnya dan dipindahkan ke dalam tangki fermentasi untuk menghilangkan lendir. Pada akhirnya mereka dipanggang untuk membuat biji coklat aromatik yang Anda kenal dan sukai.

Efek Kopi Pada Otak

Energi booster yang Anda dapatkan dari kopi, akan mengelilingi satu reseptor di otak bernama Adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter yang melemaskan otak dan membuat Anda merasa lelah. Semakin banyak energi yang dibutuhkan otak Anda, semakin tinggi konsentrasi adenosin meningkat di dalam otak dan semakin Anda lelah.

Di sinilah kafein memiliki peran. Zat kafein duduk pada reseptor adenosin di otak Anda dan menghalangi mereka. Ini berpengaruh pada berkurangnya adenosin yang dilepaskan, membuat Anda merasa lebih waspada. Pada saat yang sama, ketika kafein duduk di reseptor adenosin, ia melepaskan sinyal kaskade di dalam otak sehingga Anda merasa terstimulasi dan terjaga.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa caffein ini ‘meningkatkan energi’, padahal sebenarnya tingkat energi sebenarnya tidak meningkat akibat kerja kafein – Ia hanya menghambat Anda untuk merasa lelah lebih cepat.

Manfaat Kopi Bagi Atlet?

Lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat: Kafein juga memiliki kelebihan dalam olahraga. Ilmu pengetahuan membuktikan bahwa kinerja atletik dan daya tahan tubuh meningkat sekitar dua jam setelah konsumsi kafein. Karena rasa lelah tersumbat, atlet bisa berlatih lebih lama dan lebih keras.

Kabar baiknya lagi, tidak terbukti efek negatif seperti dehidrasi akibat kafein, sebut saja sebuah penelitian di Inggris yang melibatkan para peminum kopi baru-baru ini menyebutkan tidak ada perbedaan tingkat hidrasi antara mereka yang minum empat cangkir (masing-masing berukuran 200 ml) kopi sehari, dibandingkan dengan mereka yang minum air putih dalam jumlah sama.

Manfaat lain kafein bagi olahragawan, yaitu meningkatkan kinerja arteri koroner jantung yang bertanggung jawab untuk memasok otot jantung Anda dengan darah. Semakin banyak otot jantung Anda disuplai dengan darah, semakin tinggi tekanan darah Anda meningkat. Banyak orang sekarang akan berkata, “Ini terdengar berbahaya!” – Tapi bagi atlet, tekanan darah tinggi selama latihan atau kompetisi bisa menjadi keuntungan, karena otot-ototnya lebih baik disuplai dengan oksigen, membuatnya bekerja lebih efisien.

Waktu yang Tepat Untuk Ngopi?

Secangkir kopi mengandung sekitar 100-200 mg kafein. Dari saat Anda mengkonsumsi secangkir kopi itu, dibutuhkan sekitar 20 menit agar Anda merasakan efeknya. Dan berapa lama? Anda mungkin mengalami lonjakan energi selama sekitar satu jam sejak kafein diserap langsung ke dalam aliran darah.

Caffeine dan Ketergantungan, Mitos atau Fakta?

Salah satu mitos yang paling umum adalah Anda bisa menjadi kecanduan kafein. Fakta: Kafein memiliki potensi ketergantungan yang sangat rendah dan ini hanya ada jika Anda mengonsumsinya setiap hari dalam jumlah yang sangat tinggi (sekitar 8 cangkir per hari).

Alasan mengapa jumlah kafein yang normal tidak menimbulkan ketergantungan, terletak pada distribusi hormon ‘keberuntungan’, dopamin dan adrenalin. Ketergantungan lain yang menyebabkan zat mengembangkan cara distribusi hormon ini lebih tinggi, yang menghasilkan efek bermanfaat yang diingat oleh otak dan membuatnya ingin diulang sesering mungkin. Karena kafein hanya mendistribusikan sejumlah kecil hormon ‘keberuntungan’, efek penghargaan tidak terjadi. Namun demikian, perasaan kopi memberi kita banyak hal yang terus berlanjut.

PERINGATAN: Justru lebih berbahaya ketika Anda mengkonsumsi produk minuman caffeinated yang saat ini banyak diproduksi, baik ber-label kopi maupun minuman energi. Saat ini 80% populasi dunia mengkonsumsi produk berkafein setiap hari di mana rasa pahit alami disembunyikan oleh pemanis seperti “gula” – dan kita semua tahu bahayanya. Nikmati kopi Anda seperti seharusnya: organik, fair trade dan pure.

Leave a comment