Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Running

#8 Poin Mengenal Teknik Lari Yang Benar

Submitted by on 28 December 2017 – 03:15

Jika Anda seorang pelari enthusiast, memperhatikan mekanika lari yang benar menjadi penting bagi Anda. Dengan memperhatikan mekanika lari yang benar, pertama, Anda akan berlari lebih efisien, dan kedua, membantu Anda menurunkan resiko cedera. Kami coba sarikan poin-poin penting terkait teknik lari yang tepat, dimana hal ini juga menjadi pondasi bagi para pelari profesional.

# 1 Hindari teknik heel strike

Banyak pelari pemula menggunakan tumit mereka, terutama pada pendaratan kaki saat berlari (heel strike). Mendarat dengan bagian tumit menyebabkan risiko cedera yang lebih tinggi. Ada dampak yang lebih besar pada lutut dan sendi Anda setiap kali Anda mendarat di tumit Anda. Efek buruk berlari dengan heel strike tergambar pada sketsa berikut.

teknik berlari yang benar

Jadi, disarankan lalukan pendaratan dengan bola kaki selalu pastikan berada dalam posisi mendarat di bola kaki (ball of foot, telapak kaki bagian tengah agak ke depan) Anda. Dengan tersebyt, pendaratan terasa lebih nyaman (ringan) karena ada efek spring (pegas) yang meredam tumbukan kaki ke tanah, juga ngebantu kita untuk ‘melompat’ dan melanjutkan langkah lari berikutnya.

# 2 Hindari Overstride

Overstride atau sering diistilahkan dengan overstriding terjadi ketika langkah kaki bagian depan mendarat dengan posisi di depan tubuh pelari (langkah menjadi terlalu lebar/tidak optimum, oleh sebab itu disebut ‘over’). Idealnya, kaki bagian depan mendarat di bawah tubuh pelari. Overstriding dapat menyebabkan cedera. Untuk memastikan Anda tidak overstriding, pastikan irama langkah kaki (cadence) Anda berkisar 170 – 180 spm (stride per minute) . Ini berarti kaki Anda ber-kontak dengan trek/tanah dalam hitungan 170 – 180 kali dalam satu menit. Bukan hal yang mudah memang bagi pemula, tapi ini penting untuk dilatih.

# 3 Perhatikan Torso

Torso atau postur tubuh saat berlari juga menjadi penentu efisiensi lari kita. Posisi postur yang salah, akan membuat pinggang menjadi tak nyaman saat lari, apalagi hal ini berlangsung dalam rentang waktu yang lama. Jaga postur tubuh Anda untuk tetap tegak. Dengannya, Anda menghabiskan lebih sedikit energi saat berlari.

# 4 Rilex-kan telapak tangan

‘Tampak’ mengepal atau posisi telapak tangan terbuka relax saat berlari disebutkan sama baiknya. Intinya, keduanya Anda lakukan dengan relax. Jangan mengepalkan dengan bertenaga (tegang). Hal ini karena mengepalkan kepalan tangan Anda juga menyebabkan lengan bawah Anda menjadi tegang sehingga menghambat gerak bahu. Anda ingin merasa nyaman saat berlari, bukan?

# 5 Santaikan juga bahu

Hindari bahu tegang saat berlari. Bahu tegang ini bisa menimbulkan efek nyeri setiap kali Anda berlari. Ini juga akan mempengaruhi ayunan siku Anda. Jaga agar dagu dan bahu Anda tetap rileks.

# 6 Perhatikan ayunan lengan

Ayunan lengan ini turut menentukan efisiensi energi saat berlari. Ayunkan siku serileks mungkin, sedemikian rupa sehingga ayunan siku Anda dekat dengan tubuh Anda. Ayunan lengan ini bergerak dalam gerakan maju, bukan gerakan melingkar. Lengan ditekuk 90 derajat ayunkan rileks di samping badan

Karena merupakan bagian aktivitas fisik tentu mengayunkan lengan itu sendiri memerlukan energi, namun bila tidak dilakukan, berlari akan menghabiskan energi yang jauh lebih banyak. Peneliti menjelaskan, mengayuhkan lengan akan mengurangi gerakan torso. Padahal massa torso mencapai 40-50 persen massa tubuh, sedangkan massa lengan hanya 10 persennya.

# 7 Pandangan lurus kedepan

Kepala tetap tegak dengan pandangan lurus ke depan, pastikan Anda tidak membungkuk. Hal ini akan membantu tubuh kita tetap tegak dan membantu torso kita tegak lurus saat berlari.

#8 Propulsive

Hindari menekan langkah yang terlalu keras ke tanah (vertikal). Sebaliknya, melangkah seolah-olah Anda sedang mendorong badan melalu ke depan (propulsive).

Dan yang yang juga penting dari menjalankan 8 poin di atas adalah “Latihan”. Latihan adalah bagian pelatihan yang penting namun sering terbengkalai. Latihan membantu melatih Anda untuk mendarat di kaki depan Anda misalnya, tidak akan terbentuk tanpa dilatih secara rutin. Selain itu, latihan bertujuan agar tubuh Anda beradaptasi membentuk otot-otot tubuh lebih kuat. Perlu diketahui juga bahwa otot tubuh yang semakin kuat akan menunjang  postur tegak pendukung aktivitas lari kita.

Leave a comment